Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Saja Persiapan Sebelum Menyambut Ekaristi?

Ekaristi menjadi sumber kehidupan umat Katolik. Keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.


Sakramen Ekaristi mengarahkan umat Katolik untuk melibatkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.


Apa Saja Persiapan Sebelum Menyambut Ekaristi

Ekaristi meliputi tindakan saling memberi dan saling menerima, suatu perjanjian cinta kasih yang terjadi melalui Yesus Kristus. Dalam sakramen ini, Allah menguduskan dan menyelamatkan manusia.


Sedangkan manusia menjawab dan menanggapi dalam iman dengan syukur dan pujian.


Lalu, apa itu Ekaristi? Untuk penjelasan lengkapnya, simak ulasan berikut ini.

1. Pengertian Ekaristi

Menurut Dr. Ardus Jehaut, Pr. (2019) seperti tertulis pada buku Ekaristi dalam Kitab Hukum Kanonik, Ekaristi berasal dari kata benda bahasa Yunani, yaitu "eucharistia" yang bermakna puji syukur.


Kata tersebut berasal dari kata kerja "eucharistein" yang artinya memuji atau mengucap syukur.


Kata "eucharistia" hendak memberikan aksentuasi pada makna Ekaristi sebagai tindakan puji syukur atas karya penyelamatan Allah melalui Yesus Kristus, Putra-Nya.


Sentral dalam perayaan Misa atau Ekaristi adalah liturgi Ekaristi, yang puncaknya adalah Doa Syukur Agung.


2. Tata Cara Perayaan Ekaristi

Umat, imam, diakon, pelayanan homili atau pengkhotbah, putra-putri altar, lektor, paduan sura, pemimpin pujian, dan pelayanan musik menjadi sosok yang terlibat dalam Perayaan Ekaristi.


Adapun tata cara perayaan Ekaristi adalah sebagai berikut:

2.1 Ritus Pembuka

Ritus pembuka terdiri dari perarakan masuk, tanda salib, salam, doa tobat, "Tuhan kasihanilah kami", "Kemuliaan", dan doa pembuka.


Segalanya bertujuan untuk mempersatukan umat yang berhimpun dan mempersiapkan mereka supaya bisa mendengar sabda Tuhan dan merayakan Ekaristi sebaik mungkin.

2.2 Liturgi Sabda

Liturgi ini terdiri dari pembacaan Alkitab: bacaan pertama biasanya dari Perjanjian Lama (namun pada masa Paskah dari Perjanjian Baru), Mazmur Tanggapan, bacaan kedua dari surat-surat PB, kemudian baca injil.


Dilanjutkan dengan khotbah, saat hening, syahadat (Pengakuan Iman Rasuli), dan doa umat.

2.3 Liturgi Ekaristi

Liturgi Ekaristi terdiri dari tiga bagian, yakni:

  1. Persiapan persembahan.
  2. Doa Syukur Agung dan pemecahan roti.
  3. Komuni.

2.4 Ritus Penutup

Bagian ini mencakup pengumuman, pemberkatan, pengutusan, dan perarakan keluar.

3. Makna Ekaristi

  • Sumber dan puncak hidup kristiani, dalam arti luas dikaitkan dengan kehidupan.


    Sumber merupakan tempat awal keluar dan mengalirnya kekayaan rohani karena dari Ekaristi akan menyiram dan menyuburkan hidup kristian kita;


    puncak adalah tempat tertinggi yang menjadi pokok dan sekaligus bagian terpenting dari kehidupan kristiani umat manusia.

  • Sumber dan puncak pewartaan injil, secara terbatas dihubungkan dengan bagian perayaan Liturgi yaitu bagian ibadat sabda yang berpuncak pada injil.

  • Pusat jemaat beriman. merupakan perhatian utama umat yang berdasar dan mengarah pada Ekaristi.

4. Persiapan Sebelum Menyambut Ekaristi

Sakramen Ekaristi merupakan sebuah tanda kenangan Yesus sendiri sebaga Allah yang menjelma menjadi manusia


Maka dalam Sakramen Ekaristi inilah kita sebagai umat manusia membiarkan hidup kita dikuasai Allah dalam wujud Cinta Kasih Allah kepada manusia


Dengan menyerahkan tubuh dan darah-Nya untuk dikorbankan bagi manusia.


Maka sebagai umat Katolik kita melakukan persiapan-persiapan sebelum menyambut Sakramen Ekaristi sebagai berikut:

4.1 Persiapan rohani

  • Memeriksa batin. Jika kita menemukan dosa berat, kita harus mengakui dosa tersebut dalam Sakramen Tobat terlebih dahulu, jika memungkinkan sebelum mengikuti Misa.


    Namun jika tidak memungkinkan, secepatnya pada hari-hari berikutnya. Persiapan ini menjadi persiapan rohani yang terpenting dan terutama sebelum menerima Ekaristi Kudus.


    Sebab Rasul Paulus berkata: “Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan.


    Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu” (1Kor 11:26-28).

  • Membaca dan merenungkan Bacaan Misa Kudus hari itu sebelum menghadiri Misa, entah malam sebelumnya (doa malam) atau pagi hari (doa pagi).


    Keterangan Bacaan liturgi ini dapat diperoleh di buku Ruah, Renungan Harian, atau situs-situs Katolik Seperti Renungan Harian Katolik.


    Silakan mengambil satu ayat untuk direnungkan dan diresapkan di dalam hati.

  • Mempersiapkan kurban rohani yang akan kita persembahkan kepada Tuhan: kurban hati yang syukur, atau kurban hati yang hancur, atau yang sedang dalam pergumulan, dan nyatakanlah hal itu kepada Tuhan dalam doa

  • Hening sebelum mengikuti Misa Kudus dan mempersiapkan dan mengarahkan hati kepada Kristus.

4.2 Persiapan jasmani

Puasa (tidak makan dan minum), minimal dalam waktu satu jam sebelum menerima Komuni, untuk sungguh memberikan keistimewaan pada Kristus yang akan menjadi santapan rohani.


Kekecualian adalah obat dan air putih, jika tidak dapat dihindari.


Persiapkan segala sesuatunya sebelum mengikuti Misa: uang persembahan, anak-anak (jika mengikuti Misa Kudus bersama Anda), berpakaian yang sopan.


Mematikan semua alat komunikasi di gereja agar diri kita dan umat lainnya dapat memusatkan hati sepenuhnya kepada Tuhan.


Tidak mengobrol dengan sesama umat.


Tidak datang terlambat.


Tidak makan dan minum di dalam gereja.


Kitab Hukum Kanonik Gereja tahun 1983, kanon 919 menyebutkan bahwa “Seseorang yang akan menerima Ekaristi Kudus harus berpuasa sedikitnya satu jam sebelum Komuni kudus, artinya tidak makan dan minum, kecuali air putih dan obat.”


Apa Arti Ekaristi bagi Orang Katolik?


Ekaristi memaknai roti dan anggur setelah ditransubstansiasikan menjadi tubuh dan darah Yesus Kristus.


Mengapa Kita Merayakan Ekaristi?


Ekaristi dirayakan sebagai peneguhan semangat hidup agar umat semakin bersandar dan berharap kepada Yesus.


Ekaristi Ada Berapa?


Ekaristi terbagi menjadi empat bagian, yaitu ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, dan ritus penutup.


Demikianlah Ulasan Singkat Pengertian, Bagian, Makna dan Persiapan dalam Ekaristi, Semoga bermanfaat.